Laman

Senin, 31 Agustus 2015

10 Tahun Peringatan Kerjasama DIY- Gyeongsangbuk-DO

Angka 10 adalah angka yang cantik, apalagi jika angka tersebut menandakan lamanya sebuah relasi atau hubungan  kerjasama antara dua negara, yaitu Indonesia dan Korea. Pada tanggal 31 Agustus 2015,  merupakan hari dimana DIY dan Gyeongsangbuk-do merayakan kerjasama kultutral yang ke 10. Acara ini diadakan di PKKH UGM.





Ketika saya datang ke sana, saya menjumpai berbagai macam stand yang menyediakan berbagai macam informasi terkait Gyeongsangbuk-do. Tak lupa, sambutan dan senyuman ramah selalu dilayangkan oleh panitia kepada para hadirin yang hadir.  Senangnya hati ini, ketika datang diberikan banyak souvenir dari acara tersebut. 😍


Tapi, menariknya dari acara tersebut bagi saya adalah sambutan dari bu rektor UGM yang menyatakan bahwa kita harus belajar dari bangsa Korea, karena pada tahun 1970 kondisi Indonesia dan Korea Selatan berada dalam posisi yang terpuruk, namun mereka bangkit dan mandiri hingga saat ini. Dengan demikian, pantaslah Indonesia melihat perjuangan Korea yang bangkit dari kondisinya pada tahun 1970 dan menjadi negara yang pantas diperhitungkan di dunia internasional.  Setelah itu, sambutan dilanjutkan oleh perwakilan pemprov DIY dan gubernur Gyeongsangbuk-Do. Acara diakhiri dengan penampilan kultural baik dari Indonesia maupun Korea. 

Harapanku, semoga Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dan memiliki kesadaran politik yang tinggi, sehingga bisa diperhitungkan di kancah dunia, tentunya bukan hanya dibidang kultural dan  olahraga. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar